Boarding Pass Hilang Untuk SPJ, Apakah Bisa Cetak Ulang Dan Dimana?

cara.jumanto.com – Jika kalian melakukan perjalanan dinas dengan SPD/SPPD, lalu setelah naik pesawat, dan pulang, eh tiba-tiba boarding pass hilang, padahal dokumen tersebut diperlukan untuk keperluan SPJ SPPD kalian, tentu bisa jadi bakal kelabakan. Kasus boarding pass hilang untuk SPJ juga saya alami, dan dialami juga oleh teman saya.

Sebenarnya, boarding pass Garuda saya gak hilang, tapi kerendem, yang akhirnya hancur hehehe.

Sewaktu naik pesawat, saya masukkan boarding pass saya ke saku jaket, setelah pengecekan boarding pass terakhir saat mau naik ke pesawat.

Tak cuma itu, tiket DAMRI saya pun saya taruh di jaket saya.

Dan apesnya, begitu sampai rumah, saya lupa memindahkan dokumen boarding pass pesawat beserta tiket Damri.

Karena jaket saya kotor, saat saya pakai buat tiduran di lantai kapal dari Merak ke Bakauheni, maka jaket pun direndam sama istri saya.

Saat mau membuat Surat Pertanggungjawaban ke kantor, eh baru inget, boarding pass dan tiket damri saya masih ada di kantong jaket.

Saya cari-cari jaket di kamar, sudah tidak ada lagi.

Saya tanya istri, ternyata jaket saya sudah direndam. Begitu diambil, boarding pass sudah robek, tulisannya sudah hilang, hancur menjadi bubur, bersamaan dengan tiket Damri Gambir Bandar Lampung.

Ya sudah, terima nasib saja.

Apabila Boarding Pass Hilang, Bisa Gak Sih Cetak Ulang Secara Online Atau Minta Dikirim Ke Maskapai?

Setelah tahu boarding pass saya hancur menjadi bubur karena terendam saat jaket dicuci, saya langsung buka situs resmi Garuda Indonesia.

Saya pun menghubungi pihak Garuda Indonesia via Chat.

Saya langsung to the point aja, menanyakan, apakah jika boarding pass pesawat saya hilang, bisa diprint ulang dan diemail ke alamat email saya?

Saya bilang, saya pengin mencetak ulang boarding pass tiket pesawat satu minggu lalu.

Ini jawaban dari Maskapai Garuda tentang Reprint Boarding Pass yang telah lewat:

Mohon maaf Bapak, untuk boarding pass, kami tidak bisa mencetak ulang lagi. Kami hanya bisa mencetak ulang tiket elektronik.

Nah, dari jawaban ini, ternyata sepertinya tidak ada solusi untuk mencetak ulang boarding pass yang tidak ketemu atau hancur.

Hal ini sesuai dengan jawaban oleh akun resmi Twitter Garuda Indonesia saat menjawab pertanyaan salah satu netizen:

Boarding Pass Hilang Untuk SPJ, Apakah Bisa Cetak Ulang Dan Dimana?
Jawaban Garuda Tentan Reprint Boarding Pass yang Hilang

Menghubungi pihak Garuda secara langsung pun jawabannya sama, tidak bisa cetak ulang boarding pass yang telah lewat.

Jika kalian mengalami kasus boarding pass hilang baik itu pesawat lion air, sriwijaya, airasia, citilink, batik, atau pesawat lainnya, kemungkinan besar kasusnya sama seperti saya, tidak bisa cetak ulang.

Kesimpulannya: kita tidak bisa cetak ulang boarding pass garuda yang hilang

Solusi Mencegah Permasalahan Boarding Pass Hilang atau Rusak Agar Bisa Cetak Ulang Meski Sudah Lewat

Di jaman teknologi yang sudah sedemikian canggih, jejak digital sangat mudah ditelusuri.

Salah satu cara untuk mencetak ulang boarding pass meskipun waktunya sudah lewat adalah dengan check in online saat kita naik pesawat.

Dengan check in online, kita bisa memiliki simpanan file boarding pass secara elektronik dan bisa kita cetak kapan saja, meski waktunya sudah lewat.

Cara check in pesawat secara online:

  • Buka situs web check in baik itu Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya, Batik Air, Airasia, dan sebagainya.
  • Masukkan kode booking dan nama sesuai form yang diminta
  • Pilih nomor kursi dan proses check in sampai selesai.
  • masukkan alamat email saat check in online agar boarding pass dikirim ke email, dan jangan lupa Download juga boarding pass sebelum menutup/menyelesaikan check in online.

Pada kasus saya kemarin, sebenarnya saya sudah melakukan web check in lewat situs resmi Garuda Indonesia.

Saya sudah memasukkan alamat email dengan benar, saat check in online.

Harapannya tentu saja agar boarding pass elektronik dikirim ke alamat email tersebut.

Sayangnya, begitu cek in online beres, ternyata boarding pass tidak terkirim ke alamat email.

Selain itu, saya juga lupa mendownload PDF boarding pass tadi sebelum menutup web check in online garuda.

Saya pun mencetak boarding pass secara manual di counter cek in bandara, dan itu menjadi satu-satunya boarding pass pesawat yang saya punya.

Boarding pass itu yang kemudian hancur terendam saat mencuci jaket hehehe.

Nah, kalau kalian sudah cek in online, dan memasukkan email, harusnya boarding pass dikirim ke alamat email tersebut.

Kalian bisa mencetak boarding pass dari email tersebut meskipun sudah lewat waktu penerbangannya.

Itu menjadi solusi buat kalian yang mau mencetak ulang boarding pass yang hilang.

Solusi lain mencegah boarding pass hilang untuk SPPD

Saya punya kebiasaan mendokumentasikan boarding pass, entah itu boarding pass kereta, pesawat, atau kapal, dalam bentuk foto.

Biasanya saya foto tuh boarding pass yang saya dapat, biar bisa jadi kenangan dan membandingkan contoh boarding pass dari masa ke masa.

Sayangnya, ndilalah, kemarin juga saya tidak ada pikiran sama sekali untuk memfoto boarding pass saya.

Jika saya foto, bisa saya cetak ulang di komputer, meskipun gak asli, setidaknya ada fotokopi atau cetakan ulang boarding pass.

Jadi, tidak perlu repot mengurus boarding pass yang hilang, karena ada data cadangan yang bisa menjadi back up.

Cukup reprint boarding pass saja.

Untuk Kelengkapan SPJ, Saya Buat Surat Pernyataan Boarding Pass Tidak Bisa Dilampirkan

Untuk kelengkapan SPJ, akhirnya saya pun membuat pernyataan, sejenis surat pernyataan boarding pass hilang.

Contohnya begini:

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama
NIP
Jabatan

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:

……(jelaskan kronologis atau permasalahan tentang boarding pass tersebut).

Demikian pernyataan in saya buat dengan sebenar-benarnya. Apabila di kemudian hari terbukti surat pernyataan ini tidak benar dan merugikan keuangan negara, saya bersedia mengganti dan menyetorkan kerugian tersebut ke kas negara.

TTD

(sebelah kiri mengetahui PPK, sebelah kanan ttd saya, lalu paling bawah Menyetujui KPA).

Ini langkah terakhir yang saya lakukan.

Inti Dari Itu Semuanya Sebenarnya, Jangan Membuat Boarding Pass Palsu

Perjalanan dinas selama ini banyak dianggap sebagai “penambah penghasilan” bagi PNS.

Padahal, perjalanan dinas itu adalah konsekwensi dari kita menjalankan tugas kantor, dan dari tugas tersebut mengharuskan kita keluar kota.

Perjalanan dinas bukan hak PNS.

Fakta di lapangan, perjalanan dinas itu “dibuat-buat”, dibikin agar bisa melakukan perjalanan dinas, dikondisikan.

Tujuan utamanya, biar dapat duit dari SPPD.

Bahkan, tak jarang yang membuat boarding pass palsu, perjalanan dinas fiktif, SPPD fiktif, dengan tujuan dapat uang dari SPPD.

Perjalanan dinas juga menimbulkan kecemburuan di kalangan PNS.

Banyak PNS yang iri dengan temannya, yang sering keluar kota.

Perjalanan dinasnya mau, tapi kerjanya gak mau.

Itu fakta di lapangan.

Dan disuruh perjalanan dinas fiktif, paling doyan.

Kita mungkin bisa bersembunyi dari manusia, dengan SPJ atau SPPD palsu. Tapi kita tidak bisa bersembunyi dari Tuhan Yang Maha Tahu.

Uang hasil dari SPPD Fiktif, tidak akan memberikan keberkahan sedikit pun, jadi tak akan ada gunanya mendapatkan uang dari hasil haram.

Nah, itu saja, curhat saya, mengenai Boarding Pass yang Hilang Untuk SPJ. Baca juga: Apa itu Arti Boarding Time.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *